Melalui Seksi Sosial dan Budaya Kecamatan Buleleng, dalam
hal ini dihadiri oleh Staf Fungsional Umum I Ketut Artaya, S.Sos mewakili Kasi
Sosbud Seijin Camat Buleleng, Rabu (9/8) meghadiri Sosialisasi tata kelola
pariwisata DTW (Daya Tarik Wisata) berbasis alam bertempat di Rumah makan Ranggon
Sunset,Jl Pantai Penimbangan Desa Pemaron.
Rapat dihadiri sekaligus dibuka oleh Kepala Dinas Pariwisata
Kab.Buleleng Bapak Gede Dody Sukma Oktiva Askara,S.Sos,M.Si, dengan mengundang Kepala
BPKPD Kabupaten Buleleng, Kabag Hukum Setda Kabupaten Buleleng, Camat Se Kabupaten
Buleleng, Kepala BPD Cabang Singaraja, Perbekel dan Klian Desa Adat Se Kabupaten
Buleleng yang memiliki potensi
Pariwisata.
Dalam pemaparannya Kepala Dinas Pariwisata Pariwisata Kab.Buleleng
menyampaikan beberapa hal terkait tata kelola pariwisata DTW. Sosialisasi ini
bertujuan untuk menggali Potensi
peningkatan PAD Kabupaten Buleleng melalui obyek retribusi berbasis alam berupa danau, sungai,
sumber air panas, air terjun, dan Pantai.
Dalam tata kelola pariwisata DTW, diharapkan adanya distribusi pendapatan yang merata dan adil, serta meningkatkan pelayanan yang lebih baik. Dijelaskan pula tentang dasar hukum retribusi pengelolaan pariwisata diantaranya Peraturan Gubernur Bali Nomor 28 Tahun 2020 tentang tata kelola pariwisata bali, struktur retribusi daerah dan UU HKPD yaitu UU Nomor 28 Tahun 2009 dan UU Nomor 1 Tahun 2022.
Disampaikan pula tentang kewengan pengelolaan aset yg meliputi kewenangan Desa Dinas, kewenangan Desa Adat dan Kewenangan Pemerintah Daerah. Selain itu, dipaparkan tentang Time Line Proses Dasar Hukum Pengelolaan DTW ( Daya Tarik Wisata ) berbasis alam, serta materi tentang E -Ticket Wisata, yang dipaparkan dan disampaikan oleh Kepala BPD Cabang Singaraja Bapak Aditya yang menyampaikan alur digitalisasi E - Ticket Desa Wisata.