Dalam rangka menindaklanjuti program Bupati dan Wakil Bupati Buleleng serta mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, Camat Buleleng beserta jajaran melaksanakan kegiatan World Cleanup Day (WCD) yang berpusat di jembatan sebelah utara RS Bali Med, Kelurahan Banjar Tegal. Kegiatan tersebut diisi dengan aksi gotong royong dan pembersihan lingkungan sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan, kerapian, serta kelestarian lingkungan di wilayah Kecamatan Buleleng (11/09).
Pelaksanaan kegiatan gotong royong turut dihadiri oleh Bapak Bupati Buleleng yang sekaligus memberikan arahan kepada seluruh peserta kegiatan. Dalam arahannya, Bapak Bupati Buleleng menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan dan tidak hanya dilaksanakan pada momen-momen tertentu. Kebersihan lingkungan dinilai memiliki peran penting dalam menciptakan wilayah yang sehat, nyaman, dan aman, sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama dalam mencegah potensi terjadinya bencana.
Lebih lanjut, Bapak Bupati Buleleng mengingatkan agar masyarakat senantiasa menjaga kebersihan lingkungan sekitar, terutama dengan tidak membuang sampah sembarangan serta memastikan saluran air dan lingkungan sekitar tetap bersih dari timbunan sampah. Langkah tersebut diharapkan dapat meminimalisir risiko terjadinya bencana, seperti kebakaran pada saat musim panas maupun banjir ketika memasuki musim hujan. Untuk itu, kepedulian dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan secara konsisten. Kegiatan World Cleanup Day tersebut berlangsung dengan melibatkan berbagai unsur, di antaranya jajaran Forkopimda, TNI, Polri, pegawai, mahasiswa, serta masyarakat umum. Keterlibatan berbagai elemen tersebut menunjukkan adanya semangat kebersamaan dan gotong royong dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan terjaga.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terus tumbuh sehingga gerakan menjaga kebersihan tidak berhenti pada kegiatan gotong royong saja, melainkan menjadi budaya dan tanggung jawab bersama dalam kehidupan sehari-hari. (PPID Kec. Buleleng)