BULELENG – Dalam rangka mendukung percepatan eliminasi Tuberkulosis (TBC) menuju Bali Bebas TBC 2030, dilaksanakan kegiatan Penyuluhan dan Sosialisasi TBC se-Bali. Kegiatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan, skrining, deteksi dini, pengobatan hingga tuntas, serta pendampingan pasien TBC.
Masyarakat diimbau untuk waspada terhadap gejala TBC, seperti batuk lebih dari 2 minggu, demam, berat badan menurun, dan keringat malam. Segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami gejala tersebut. Pengobatan TBC tersedia secara gratis di Puskesmas dan fasilitas pelayanan kesehatan, dengan dukungan Pengawas Menelan Obat (PMO) untuk memastikan pengobatan berjalan teratur dan tuntas.
Bersama kita tingkatkan kepedulian, hilangkan stigma, temukan kasus lebih dini, dan tuntaskan pengobatan. Bersama, Kita Bisa! Bali Bebas TBC 2030.